Senin, 05 Mei 2014

TUGAS 2 SOFTSKILL : AKUNTANSI INTERNASIONAL #

AIRIN AKTE SAVIRA
20210444



DAMPAK PENERAPAN PERNYATAAN AKUNTANSI STANDAR KEUANGAN (PSAK) 16 (revisi 2011), PSAK 46 (revisi 2010), PSAK 50, PSAK 55, Dan PSAK 60 PADA LAPORAN KEUANGAN PT. UNITED TRACTORS, Tbk yang Berlaku Efektif 2012


PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatatkan saham perdana Di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabya, dengan kode perdagangan UNTR. PT. United Tractors Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kontraktor penambangan dan dan bidang pertambangan batu bara. Untuk menggambarkan suatu keadaan perusahaan maka diperlukan laporan keuangan perusahaan. Pada laporan keuangan perlu adanya persyaratan standar akuntansi keuangan. Tujuan penerapan standar akuntansi keuangan adalah untuk memberikan informasi yang relevan, bagi pengguna laporan keuangan. Pada pembahasan ini, saya akan membahas tentang penerapan PSAK 16, PSAK 46, PSAK 50, PSAK 55, dan PSAK 60 pada laporan keuangan PT. United Tractors Tbk (UNTR) tahun 2011 yang akan disajikan pada tahun 2012.

Pada PT. United Tractors, Tbk pada pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) 16 (revisi 2011) mengenai Aset Tetap berpengaruh signifikan pada laporan keuangan perusahaan. Pada PT. United Tractors aset tetap yakni biaya pembiayaan sudah sesuai dengan PSAK 16 dan tidak ada perbedaan yang siginifikan antara tahun 2011 dengan tahun 2012 yang disajikan dalam laporan keuangan perusahaan. Tetapi, pada PT. United Tractors, tanah tidak disusutkan dan dampak yang terjadi yakni terjadi selisih pada biaya akumulasi penyusutan dan dapat mempengaruhi besaran aset tetap pada PT. United Tractors.

Pada PT. United Tractors Tbk, pada pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) 46 (revisi 2010) mengenai Pajak Penghasilan memiliki pengaruh yang signifikan pada laporan keuangan perusahaan. Pada PT. United Tractors, Tbk pajak penghasilan jika dilihat dari diakui dalam laporan laba rugi dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku di Indonesia sudah sesuai dengan PSAK 46 (revisi 2010). Kemudian, perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substansial berlaku pada akhir periode pelaporan dan yang akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

Efektif 1 januari 2012, PT. United Tractors Tbk, pada pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK ) 50 (revisi 2010) Instrumen keuangan : Penyajian. Secara detail instrumen keuangan mengenai aset keuangang, liabilita keuangan dan instrument ekuitas, pada aset dan liabilitas keuangan diakui ketika entitas mengambil bagian dalam suatu instrument. PSAK 55 (revisi 2011) Instrumen Keuangan : Pengakuan dan Penyajian. Secara detai instrumen keuangan mengenai aset keuangan, liabilitas keuangan. Pada PSAK 55 dalam laporan laba rugi  komprehensif konsolidasian. Imbalan kontijensi  yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak  diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya  diperhitungkan dalam ekuitas. Efektif 1 januari 2012, PT. United Tractors Tbk, PSAK 60 Instrumen keuangan : Pengungkapan,  Prinsip utama dari standar ini adalah untuk mengungkapan informasi yang memadai yang membuat pengguna laporan keuangan konsolidasian mampu mengevaluasi kineja dan posisi keuangan instrumen keuangan yang signifikan. PSAK 60 berisi pengungkapan-pengungkapan baru atas resiko- resiko dan manajemen resiko dan mensyaratkan entitas pelaporan untuk melaporkan sensitivitas instrument keuangan terhadap pergerakan resiko-resiko tersebut dan dengan tegas mensyaratkan entitas harus untuk mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan  untuk mengevaluasi instrumen keuangan terhadap posisi dan kinerja keuangan. Berdasarakan PSAK 50, 55, dan 60 berpengaruh kepada laporan keuangan, dikarenakan dalam pelaporan laporan keuangan perusahaan diperlukan instrumen keuangan. Dalam pengungkapan aset dan liabilitas keuangan untuk instrumen keuangan diukur berdasarkan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Jika terdapat perbedaan yang terjadi pada aset dan liabilitas makan akan berdampak pada keuangan perusahaan.